You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemprov DKI Sigap Antisipasi Kebutuhan Lahan Pemakaman
photo Doc - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Sigap Antisipasi Kebutuhan Lahan Pemakaman

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota bergerak cepat menambah lahan pemakaman baru, khususnya untuk jenazah terpapar COVID-19.

4.838 petak makam

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Ivan Murcahyo mengatakan, saat ini sudah dipersiapkan lahan di tiga Taman Pemakaman Umum (TPU) yakni, TPU Rorotan, TPU Tegal Alur di Jalan Sahabat, dan TPU Bambu Wulung.

"Jumlah yang tersedia di tiga lokasi itu mencapai sebanyak 4.838 petak makam," ujarnya, Rabu (27/1).

TPU Bambu Apus Mulai Difungsikan untuk Pemakaman COVID-19

Ivan menjelaskan, untuk TPU Bambu Wulung luasnya sekitar 3.000 meter persegi dengan kapasitas 800 petak.

"TPU Bambu Wulung sudah difungsikan untuk pemakaman jenazah COVID-19 sejak Kamis pekan lalu," terangnya.

Ia menambahkan, lahan makam baru di TPU Rorotan dan TPU Tegal Alur dalam tahap persiapan. Nantinya, kapasitas di TPU Rorotan sekitar 1.500 petak makam dengan luas mencapai 8.100 meter persegi. Sedangkan, di TPU Tegal Alur berjumlah 2.700 petak makam dengan luas mencapai 1,3 hektare.

"Kami targetkan di dua lokasi itu sudah dapat digunakan pada Februari mendatang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6249 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2686 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2259 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1893 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1775 personNurito